Proses, Teknik dan Metode Penelitian

Proses Penelitian

Cara terbaik untuk meningkatkan pengetahuan dan memegang kendali atas hidup kita untuk menyongsong masa depan yang lebih baik adalah dengan melakukan penelitian. Pengetahuan yang didapat berdasarkan data empiris memungkinkan kita untuk membuat keputusan yang lebih masuk akal, mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di luar jangkauan mata kita, dan memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Mengapa harapan hidup meningkat secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir? Mengapa lebih murah untuk melakukan perjalanan pada hari ini daripada 30 tahun yang lalu? Penelitianlah yang mampu menjawab semua ini.

Penelitian adalah proses yang dirancang untuk menjawab sebuah pertanyaan dengan melakukan pengumpulan dan analisis data. Melakukan penelitian membutuhkan waktu, sumber daya manusia dan material, serta pengetahuan mengenai bagaimana proses penelitian itu sendiri dilakukan. Tabel berikut menampilkan fase utama penelitian.

Tiap Tahap dari Proses Penelitian

Alasan dilakukannya berbagai jenis penelitian adalah karena adanya masalah yang perlu dipecahkan. Masalah (yang juga disebut isu) adalah aspek relevan dan kontekstual dari sebuah situasi atau fenomena yang menarik untuk diselidiki. Pertanyaan penelitian adalah hal yang ingin kita cari tahu jawabannya dari sebuah masalah dan itu adalah fase yang paling relevan dalam proses penelitian. Pertanyaan penelitian dibangun berdasarkan tinjauan literatur, pengamatan kritis dari kehidupan nyata, serta diskusi dengan para ahli dan pihak bersangkutan yang ada di lapangan. Selanjutnya, fenomena menarik yang diangkat dalam pertanyaan penelitian diamati, diukur, dan diberi nilai berdasarkan indikator. Setelah kita tahu apa yang harus diukur, datapun dikumpulkan. Data bisa diperoleh dari sumber primer (peneliti menghasilkan data) atau sumber sekunder (data dihasilkan oleh peneliti lain di luar proyek).

Salah satu cara untuk menghasilkan data adalah dengan melaksanakan survei. Melalui survei, serangkaian pertanyaan diajukan kepada sampel (pihak-pihak yang menjadi objek penelitian) dari sebuah populasi yang dipilih secara acak; jawaban dari responden akan diisikan dalam formulir respons yang memiliki satu format tertentu. Lalu, data yang telah dikumpulkan baik melalui survei atau melalui sumber sekunder diproses dalam variabel-variabel dan sebuah lembar data. Untuk memproses, menyimpan, dan menganalisis data, terdapat perangkat lunak komputer yang perlu digunakan, seperti Excel, SPSS, PSPP, atau Stata. Analisis data dijalankan sesuai dengan jenis variabel dan jumlah variabel untuk dianalisis.

Teknik statistik untuk menganalisis satu variabel adalah tabel frekuensi, rata-rata dan simpangan baku (standard deviation); dan untuk menganalisis hubungan antara dua variabel adalah tabel tabulasi silang, korelasi dan ANOVA satu arah, dan masih terdapat beberapa metode lainnya. Analisis data bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang diajukan dan untuk mengidentifikasi tren yang muncul dari data. Setelah data dianalisis, hasil disajikan dalam laporan penelitian atau artikel. Dengan demikian, proses penelitian selesai dan pertanyaan dari penelitian dapat terjawab.

Metode & Teknik Penelitian

Penelitian adalah proses mengajukan pertanyaan dan menjawabnya dengan mengumpulkan dan menganalisis data. Data dapat dikonversi menjadi angka, kata, atau gambar. Ketika data yang kita kumpulkan berbentuk angka, kita melakukan penelitian dengan data kuantitatif. Ketika data yang dikumpulkan adalah kata-kata atau gambar, kita melakukan penelitian dengan data kualitatif. Ini adalah perbedaan utama antara penelitian kuantitatif dan kualitatif.

Metode ini adalah tahap dari proses penelitian yang berfokus pada bagaimana pertanyaan penelitian akan dijawab. Di balik metode tersebut, ada serangkaian paradigma dan teori yang menunjukkan kekuatan dari masing-masing metode. Keputusan untuk memilih satu metode atau metode lain tergantung pada tujuan penelitian, data yang tersedia, dan sumber daya yang dapat mendukung dilaksanakannya salah satu metode.

Metode KuantitatifMetode Kualitatif
Berdasarkan positivisme logis yang bertujuan untuk menemukan hukum-hukum yang menjelaskan kenyataanBerdasarkan fenomenologi yang bertujuan untuk memahami secara mendalam tentang sudut pandang orang lain
Menggunakan data yang dapat diukur dan dihitungMenggunakan data yang berupa pengalaman dari para partisipan
Digunakan untuk tujuan penjelasanDigunakan untuk tujuan pemahaman
Mencari hubungan antara fenomenaMencari pemahaman mendalam dari fenomena
Berfokus pada hasilBerfokus pada proses
Jika studi ini didasarkan pada sampel perwakilan, hasil atau kesimpulan penelitian dapat digeneralisasi kepada populasi dari sampelHasil penelitian dari sedikit responden tidak dapat digeneralisasi kepada populasi, meskipun dapat ditransfer
Bekerja dengan banyak kasusBekerja dengan sedikit kasus
Analisis statistikAnalisis konten
Identifikasi tren, perbandingan kelompok, hubungan antar variabelIdentifikasi kategori dan deskripsi tema
Data numerikData dalam kata atau gambar
Perbedaan Antara Metode Kuantitatif dan Kualitatif

Terlepas dari perbedaan ini, kedua pendekatan biasanya digabungkan dan diintegrasikan dalam beberapa kasus tertentu. Banyak penelitian menggunakan kombinasi dari data kuantitatif (angka) dan kualitatif (kata atau gambar) untuk melihat sebuah fenomena dari berbagai sudut pandang. Kombinasi metode penelitian kuantitatif dan kualitatif disebut metode campuran. Dalam metode campuran, pertama-tama data numerik dikumpulkan dan dianalisis untuk mengetahui sejauh mana sebuah fenomena muncul dan digunakan untuk memilih segmen dari sebuah populasi. Selanjutnya, wawancara mendalam diterapkan pada orang-orang dari segmen populasi yang dipilih dan tanggapan orang yang diwawancarai dibandingkan dengan data numerik dari populasi umum. Oleh karena itu, metode kuantitatif dan kualitatif bukanlah lawan antara satu dengan yang lain.

Teknik penelitian adalah alat untuk mengumpulkan data. Gambar di bawah ini menunjukkan teknik-teknik penelitian sosial yang ada dan posisi mereka dalam spektrum metodologi kuantitatif dan kualitatif. Tingkat tumpang tindih antara metode kuantitatif dan kualitatif sangatlah tinggi karena tiap-tiap teknik penelitian menggunakan elemen yang sangat sering digunakan dari kedua pendekatan.

Teknik-teknik penelitian sosial yang ada dan posisi mereka dalam spektrum metodologi kuantitatif dan kualitatif

Tulisan ini diadaptasi dari: Handbook QUANTITATIVE ANALYSIS (THE GUIDE FOR BEGINNERS) – Julián Cárdenas

Comments

  • No comments yet.
  • Add a comment